Kebutuhan Sistem

Untuk menjalankan OpenSID API ada beberapa kebutuhan teknis yang harus dipenuhi yaitu :

  • PHP versi 7.4 untuk OpenSID v2312.0.0 dan versi sebelumnya
  • PHP Extension mysqli dan driver pdo serta extension lainnya.
  • PHP minimal versi 8.0 untuk OpenSID v2400.0.0 dan setelahnya
  • Berjalan Optimal pada MySQL 5.7.x atau MariaDB 10.3.x (seperti situs https://demosid.opendesa.id dan https://berputar.opendesa.id )
  • Web Server (Apache, Nginx, IIS, Litespeed)

Untuk memudahkan, kebanyakan pengguna SID umumnya memakai XAMPP untuk menyiapkan server yang dibutuhkan pada server lokal.

PHP Extension

Selain versi PHP yg digunakan, perlu juga dilakukan penyesuaian PHP Extension sebelum atau sesudah menginstal OpenSID agar berjalan normal.

Adapun PHP Extension yg perlu diaktifkan yakni sbb :
curl

  • curl
  • exif
  • fileinfo
  • gd
  • iconv
  • json
  • mbstring
  • mysqli
  • mysqlnd
  • tidy
  • zip

Adapun PHP Extension yg perlu dinonaktifkan yakni sbb :

  • sqllite3

Jika aplikasi sudah terinstal, untuk melihat PHP Extension yg tidak aktif dengan cara yakni sebagai berikut :

  1. Login / Masuk ke OpenSID
  2. Pilih menu Pengaturan > Info Sistem > Kebutuhan Sistem
    kebutuhan_sistem.png

Instal Aplikasi

  1. Instal Aplikasi OpenSID dapat dilakukan dengan beberapa cara, diantaranya download source code atau menggunakan git.
  2. Aplikasi OpenSID rilis terbaru akan diinfokan di grup telegram OpenSID Premium atau dapat diunduh melalui repo https://github.com/OpenSID/rilis-premium/releases.
  3. Informasi mengenai catatan rilis tentang penambahan fitur, perbaikan bug, atau teknis ada pada tags repo tersebut.

localhost

Menggunakan file download .zip atau .tar.gz :

  1. Unduh salah satu source code yang ada dipaling bawah tags versi terbaru.
    source-code
  2. Exract hasil unduhan dan ubah menjadi folder opensid-laravel, kemudian buka folder opensid-laravel tersebut dengan menggunakan text editor seperti vs.code.
  3. Silakan lanjut ke langkah 3.

Langkah 3:

  1. Buat Database dan User, serta hak akses user untuk mengakses database. langkah-langkahnya selengkapnya dapat diikuti pada link ini.

Server Hosting

Install Aplikasi OpenSID di server sebaiknya menggunakan git dengan pertimbangan ketika update ke versi berikutnya akan lebih mudah. Berikut langkah instal Aplikasi OpenSID di Server Hosting:

cPanel

Proses Instalasi ini mulai di versi 2309.0.0 premium atau versi 2403.0.0 umum

  1. Login ke Cpanel.
    server-cpanel.png
  2. Pastikan domain sudah dapat diakses atau bisa cek di folder public_html
    a. Buka File Manager atau Pengelola File
    filemanager.png
    b. Buka public_html
    c. Tambahkan file index.php kemudian edit dengan mengisi kalimat misalkan domain dapat diakses.
    public_html.png
    d. Buka web browser
    webbrowser.png
  3. Setelah memastikan sudah dapat diakses, maka hapus folder public_html.
  4. Buat Database dan User, serta hak akses user untuk mengakses database. langkah-langkahnya selengkapnya dapat diikuti pada link ini.
  5. Buka Terminal.
    terminal-cpanel.png
  6. Jalankan perintah berikut untuk cloning source code dari repo rilis-premium
git clone https://github.com/OpenSID/rilis-premium.git public_html

Jika menggunakan versi umum maka menggunakan repo opensid

git clone https://github.com/OpenSID/OpenSID.git public_html
  1. Salin file htaccess.txt yang ada di folder public_html dan ubah namanya menjadi .htaccess.

Wajib Menggunakan .htaccess bawaan OpenSID, fungsi .htaccess adalah untuk menghilang index.php dan keamaman.

  1. Buka web browser dan buka alamat domainnya, sehingga muncul tampilan seperti dibawah ini, kemudian klik tombol Langkah berikutnya >.
    install-opensid.png
  2. Lakukan Konfigurasi.

Konfigurasi

Konfigurasi OpenSID dapat dilakukan dengan langkah-langkah berikut:

  1. Pastikan semua persyaratan terpenuhi, yaitu extension untuk kebutuhan sistem.

Contoh yang belum terpenuhi syaratanya, jika sudah melengkapi kekurangan dari informasi tersebut, maka dapat klik tombol Muat Ulang :

cek-syarat.png

Contoh yang sudah terpenuhi syaratnya, jika sudah terpenuhi semua, maka dapat klik tombol Langkah Berikutnya > :

cek-syarat2.png
  1. Pastikan ijin tulis terpenuhi, jika sudah terpenuhi semua, maka dapat klik tombol Langkah Berikutnya >
    ijin-tulis.png
  2. Lakukan pengaturan koneksi database, kemudian tekan tombol Langkah Berikutnya >
    koneksi-database.png
  3. Pastikan koneksi database sudah berhasil, jika status berhasil maka klik tombol Langkah Berikutnya >
    koneksi-berhasil.png
  4. Menunggu proses migrasi database.
    mohon-tunggu.png
  5. Pengaturan Pengguna, kemudian klik tombol Langkah Berikutnya >
    pengaturan-pengguna.png
  6. Memasukan token premium, kemudian klik tombol Perbarui
    input-token.png

Untuk mendapatkan token dapat berlangganan premium di https://opendesa.id/mengonlinekan-opensid/

Masalah Instalasi

  1. Eror 500 This page isn’t working

eror500.png
Solusi:

  1. Cek pada log yang ada di `storage/logs/(nama_file_sesuai_tanggal).php
  2. Jika masih belum teridentifikasi hapus storage/framework/cache
  3. Jika masih mengalami eror dapat mundur versi terlebih dahulu, misalkan dengan perintah berikut:
git checkout tags/v2401.0.0

Buka browser.Untuk menjalankan OpenSID API ada beberapa kebutuhan teknis yang harus dipenuhi yaitu :

  • PHP versi 7.4 untuk OpenSID v2312.0.0 dan versi sebelumnya
  • PHP Extension mysqli dan driver pdo serta extension lainnya.
  • PHP minimal versi 8.0 untuk OpenSID v2400.0.0 dan setelahnya
  • Berjalan Optimal pada MySQL 5.7.x atau MariaDB 10.3.x (seperti situs https://demosid.opendesa.id dan https://berputar.opendesa.id )
  • Web Server (Apache, Nginx, IIS, Litespeed)

Untuk memudahkan, kebanyakan pengguna SID umumnya memakai XAMPP untuk menyiapkan server yang dibutuhkan pada server lokal.

PHP Extension

Selain versi PHP yg digunakan, perlu juga dilakukan penyesuaian PHP Extension sebelum atau sesudah menginstal OpenSID agar berjalan normal.

Adapun PHP Extension yg perlu diaktifkan yakni sbb :
curl

  • curl
  • exif
  • fileinfo
  • gd
  • iconv
  • json
  • mbstring
  • mysqli
  • mysqlnd
  • tidy
  • zip

Adapun PHP Extension yg perlu dinonaktifkan yakni sbb :

  • sqllite3

Jika aplikasi sudah terinstal, untuk melihat PHP Extension yg tidak aktif dengan cara yakni sebagai berikut :

  1. Login / Masuk ke OpenSID
  2. Pilih menu Pengaturan > Info Sistem > Kebutuhan Sistem
    kebutuhan_sistem.png

Instal Aplikasi

  1. Instal Aplikasi OpenSID dapat dilakukan dengan beberapa cara, diantaranya download source code atau menggunakan git.
  2. Aplikasi OpenSID rilis terbaru akan diinfokan di grup telegram OpenSID Premium atau dapat diunduh melalui repo https://github.com/OpenSID/rilis-premium/releases.
  3. Informasi mengenai catatan rilis tentang penambahan fitur, perbaikan bug, atau teknis ada pada tags repo tersebut.

localhost

Menggunakan file download .zip atau .tar.gz :

  1. Unduh salah satu source code yang ada dipaling bawah tags versi terbaru.
    source-code
  2. Exract hasil unduhan dan ubah menjadi folder opensid-laravel, kemudian buka folder opensid-laravel tersebut dengan menggunakan text editor seperti vs.code.
  3. Silakan lanjut ke langkah 3.

Langkah 3:

  1. Buat Database dan User, serta hak akses user untuk mengakses database. langkah-langkahnya selengkapnya dapat diikuti pada link ini.

Server Hosting

Install Aplikasi OpenSID di server sebaiknya menggunakan git dengan pertimbangan ketika update ke versi berikutnya akan lebih mudah. Berikut langkah instal Aplikasi OpenSID di Server Hosting:

cPanel

Proses Instalasi ini mulai di versi 2309.0.0 premium atau versi 2403.0.0 umum

  1. Login ke Cpanel.
    server-cpanel.png
  2. Pastikan domain sudah dapat diakses atau bisa cek di folder public_html
    a. Buka File Manager atau Pengelola File
    filemanager.png
    b. Buka public_html
    c. Tambahkan file index.php kemudian edit dengan mengisi kalimat misalkan domain dapat diakses.
    public_html.png
    d. Buka web browser
    webbrowser.png
  3. Setelah memastikan sudah dapat diakses, maka hapus folder public_html.
  4. Buat Database dan User, serta hak akses user untuk mengakses database. langkah-langkahnya selengkapnya dapat diikuti pada link ini.
  5. Buka Terminal.
    terminal-cpanel.png
  6. Jalankan perintah berikut untuk cloning source code dari repo rilis-premium
git clone https://github.com/OpenSID/rilis-premium.git public_html

Jika menggunakan versi umum maka menggunakan repo opensid

git clone https://github.com/OpenSID/OpenSID.git public_html
  1. Salin file htaccess.txt yang ada di folder public_html dan ubah namanya menjadi .htaccess.

Wajib Menggunakan .htaccess bawaan OpenSID, fungsi .htaccess adalah untuk menghilang index.php dan keamaman.

  1. Buka web browser dan buka alamat domainnya, sehingga muncul tampilan seperti dibawah ini, kemudian klik tombol Langkah berikutnya >.
    install-opensid.png
  2. Lakukan Konfigurasi.

Konfigurasi

Konfigurasi OpenSID dapat dilakukan dengan langkah-langkah berikut:

  1. Pastikan semua persyaratan terpenuhi, yaitu extension untuk kebutuhan sistem.

Contoh yang belum terpenuhi syaratanya, jika sudah melengkapi kekurangan dari informasi tersebut, maka dapat klik tombol Muat Ulang :

cek-syarat.png

Contoh yang sudah terpenuhi syaratnya, jika sudah terpenuhi semua, maka dapat klik tombol Langkah Berikutnya > :

cek-syarat2.png
  1. Pastikan ijin tulis terpenuhi, jika sudah terpenuhi semua, maka dapat klik tombol Langkah Berikutnya >
    ijin-tulis.png
  2. Lakukan pengaturan koneksi database, kemudian tekan tombol Langkah Berikutnya >
    koneksi-database.png
  3. Pastikan koneksi database sudah berhasil, jika status berhasil maka klik tombol Langkah Berikutnya >
    koneksi-berhasil.png
  4. Menunggu proses migrasi database.
    mohon-tunggu.png
  5. Pengaturan Pengguna, kemudian klik tombol Langkah Berikutnya >
    pengaturan-pengguna.png
  6. Memasukan token premium, kemudian klik tombol Perbarui
    input-token.png

Untuk mendapatkan token dapat berlangganan premium di https://opendesa.id/mengonlinekan-opensid/

Masalah Instalasi

  1. Eror 500 This page isn’t working

eror500.png
Solusi:

  1. Cek pada log yang ada di `storage/logs/(nama_file_sesuai_tanggal).php
  2. Jika masih belum teridentifikasi hapus storage/framework/cache
  3. Jika masih mengalami eror dapat mundur versi terlebih dahulu, misalkan dengan perintah berikut:
git checkout tags/v2401.0.0
  1. Buka browser.

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *